Damai

 

Damai //

Damai yang terbentang /  layaknya fatamorgana digurun pasir yang gersang //

Badai angin meniup bayang/ terbang hingga menembus aksa//

Baskara mulai menerik tepat tersingsing elok diatas cakrawala/ /

Tak mampu melihat lagi /

Hanya meraba /

Meraba akan rasa yang kian memudar /

Cahaya hati kian terusik //

Mulut hanya bisa bergumam / mengharap lepas dari jerat ilahi /

Tapak kian melepuh /

Badan tak sanggup untuk bertepi / mencari pohon teduh diantara lembayung fana //

Tubuh kecil mencari celah diantara kaktus indah beduri /

Dimana damai kan terasa / Ketika hati mulai mengering / menembus sukma kian tersika /

Merindukan asa / yang jelas masih terpatri dalam jiwa sang pujangga ///

Komentar